Gengsi yang berbahaya di kalangan perintis usaha bisnis

 


"Gengsi yang berbahaya di kalangan perintis usaha bisnis"

mau tulis agak panjang tentang judul diatas.  Malam ini iseng aja bahas ini . 

banyak orang bilang jadi pebisnis enak ya? , ada yang bilang waktu fleksibel . Nah, fakta lapangannya seperti apa? . gak semua yang dibayangin itu bener dan salah tergantung konteks pemaknaan. Apakah bener kayak gitu ?

banyak yang gak tau beberapa dari pebisnis itu

  • punya hutang  yang belum bisa terbayarkan
  • punya kasus pidana dan perdata
  •  punya kasus sama supplier
  •  punya masalah keluarga
  •  punya masalah dengan barang deadstock yang luar biasa banyak shg cash sedikit
  • punya masalah keuangan bocor 
  • punya masalah dengan partnernya 
  • punya masalah dengan platform

maka nya saya tertarik Bahasa topik tentang “Gengsi yang berbahaya di kalangan perintis usaha bisnis”

mungkin para perintis usaha atau pebisnis muda udah bisa mengkontrol atau mengendalikan dirinya untuk menunda kesenangan, entah itu tidak beli motor,mobil baru .  karena udh gak tertarik gengsi di material barang. Itu Langkah pertama yang udah keren. 

Tapi masalah ada gengsi yang tidak disadari yaitu , gengsi mengakui bahwa dirinya dalam kesulitan , gengsi untuk melepaskan asset bisnis, gengsi untuk melakukan perampingan tim , gengsi untuk mengakui bahwa mengambil keputusan yang salah , gengsi untuk mengakui bahwa dirinya tertinggal.

Hal yang wajar

  • Jika bisnis naik turun
  • Jika masuk kan pegawai keluarkan pegawai
  • Jika nambah asset dan jual asset
  • Jika pivot bisnis 
  • Jika kita pakai mode survival dulu .

Resiko di bisnis yang seperti itu, kadang naik kadang turun.  Jadi poinnya adalah Sadari, Akui, Analisis, Evaluasi perbaikan.

Bisnis itu penuh ketidakpastian dan perubahan nya cepat apalagi di Era VUCA ,  lambat beradapatasi dikit aja, punah.

Kalau bisnis itu langsung kaya, dan  instan maka semua akan kaya mendadak . faktanya dilapangan tidak semua itu.

Jadi poinnya 

  • - Jangan terjebak di rencana berkepanjangan, kalau gak salah moto facebook “move fast and break things” ,  ingat konteks nya. Bukan gak ada konsep atau teori sama sekali, tetapi silahkan menggunakan teori secukupnya habis itu praktek,
  • - Liat berbagai perkembangan update, terjadi apa, perubahan perilaku
  • - Memiliki indera penciuman yang lebih peka terhadap peluang baru, tidak masalah pivot atau mungkin unit bisnis baru
  • - Selalu komunikasi asertif terhadap pegawai dikondisi apapun, jangan bikin kaget .
  • - Minta tolong itu wajar  😊 , jangan gengsi,  berguru kesana kesini, cari mentor.  Jadi pembelajar seumur hidup
  • - Perubahan strategi atau apapun bentuk silahkan dilakukan , bisa pakai tools kuadran blue ocean strategy, Ansoff matrix, BCG, dan sebagainya

Disclaimer : ini hanya tulisan iseng aja, dimalam hari.  Minta maaf kalau ada salah kata. Syukur syukur ada yang baca bermanfaat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel